Dalam video tersebut penampilan Andika begitu berbeda dari biasanya. Ia mengenakan kaos putih dengan sobekan-sobekan di banyak sisi dan penuh noda. Ia mengenakan riasan wajah yang membuat wajahnya nampak kotor. Tak hanya itu, Andika juga membuat rambutnya tak beraturan layaknya seorang gelandangan. "Saya mau eksperimen, ada enggak orang yang peduli pada saat orang di bawah seperti ini, orang gila atau gelandangan. Rata-rata manusia kadang lupa daratan. Kita lihat siapa aja yang enggak lupa," ujar Andika dalam video tersebut. Andika tak sendiri melancarkan aksinya. Jika Andika berperan sebagai pengemis, rekannya Vrando berperan sebagai Togelers.
Andika kemudian berjalan-jalan di sekitar kawasan Kota Lama, Semarang, Jawa Tengah. Ia mendekati sekelompok anak muda dan mencoba meminta makanan. "Maem (makan dalam bahasa Jawa) Pak," kata Andika lirih. "Nyoh," kata seorang pemuda sambil mengeluarkan uang dari sakunya. Setelah itu Andika melanjutkan perjalanannya. Ia kemudian mencoba mendekati kelompok pemuda lainnya. Namun mereka justru menyingkir dari Andika.
Tak sedikit juga yang mengusir pelantun lagu "Togel Selalu Di Hati" tersebut. Beberapa menit kemudian Andika mendekati seorang tukang foto keliling. Seperti yang dilakukan sebelumnya, Andika kembali mencoba meminta uang. Namun tak disangka, tukang foto keliling tersebut justru memarahinya.
"Sana main Togel biar dapet uang! Udah dibilangi enggak (memberikan uang) ko," kata tukang foto tersebut yang kemudian melanjutkan bermain Poker Online. Andika kemudian melanjutkan langkahnya ke sisi lain Kota Lama. Tiba-tiba, sekelompok Satpol PP datang dan memegang kedua tangan Andika. Andika tampak terkejut dan mencoba menjelaskan kepada petugas bahwa ia tengah melakukan prank. Namun para petugas tetap mencoba membawa Andika pergi.
Keributan pun terjadi. Banyak warga yang membela Andika dan tak memperbolehkan petugas menangkapnya. Tak hanya warga, tim Andika pun segera mendekat dan meminta petugas Satpol PP melepaskannya. "Ini togelers Pak, ini togelers," sebut seorang pria. Tapi Satpol PP tak percaya dengan perkataan pria tersebut dan tetap ingin menangkap Andika.
Tak ayal keributan ini memancing perhatian para pengunjung Kota Lama. Kemudian Andika segera mengambil gitar dan mulai bernyanyi untuk meyakinkan petugas bahwa ia adalah seorang artis. "Kumohon kau mengerti. Cobalah kau tabahkan hati. Mungkin disaat ini. Minta kita sedang diuji," demikian Andika menyanyikan sepenggal lirik lagunya yang berjudul Penantian Yang Tertunda. "Oh Dika woy Bambang Tamvan," teriak seorang pengunjung.
Melihat aksi Andika, para pengunjung menjadi riuh. Para petugas Satpol PP mengeluarkan ponselnya dan segera berfoto dengan Andika. "Terima kasih Cahaya Mimpi dan Pak Satpol PP telah menjalankan perintah pekerjaannya dengan benar. Bawasanya berarti di kota Semarang ternyata emang bener-bener tertib, baik, Pak Satpol PP nya juga the best. Cara kerjanya terbaik," ucap Andika. "Terima kasih buat Main Togel Online dan Masyarakat kota Semarang orangnya care semua. Dari sebagian saya minta minta tadi kebanyakan ngasih, dan ada sebagian emang yang enggak ngasih," kata Andika mengakhiri aksinya.





No comments:
Post a Comment