Salah satu SMA di Kota Semarang sempat mengalami kendala dalam pelaksanaan UNBK. Kendalanya yaitu komputer terserang virus dan beberapa siswa harus ikut ujian susulan.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hari ini melakukan pemantauan di sejumlah SMA di Kota Semarang salah satunya di SMAN 1 Semarang. Di sekolah tersebut ada 1 siswa yang tidak bisa mengikuti UN karena sakit.
"Ada yang tidak masuk 1 ini karena sakit," kata Ganjar, di SMAN 1 Semarang.
Ia menjelaskan secara keseluruhan pelaksanaan UNBK lancar walau memang ada beberapa siswa di daerah harus menumpang di sekolah lain karena terkendala fasilitas. Sedangkan kendala teknis sempat terjadi di SMA Muhammadiyah 2 Kota Semarang akibat virus.
Baca juga: Tarif Pajak, Balik Nama Naik, Yamaha Sudah Naikkan Harga
"SMA Muhammadiyah 2 terserang virus, diunlock dan dijadwal ulang," tandas Ganjar.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sulistyo mengatakan virus tersebut tidak terjadi keseluruhan dan menimpa 23 siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
"Ada 23 siswa. Nanti ikut susulan tanggal 15 atau 16 April, sudah ada aturannya," kata Sulistyo.
Baca juga: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Ungkap Seleksi CPNS 2019 Dibuka Akhir Tahunr
Salah satu siswa SMAN 1 Semarang, Nazzala mengaku sempat was-was ketika akan mengerjkan UNBK karena ada rekannya yang sempat mati komputernya dan mengulang menjawab soal.
"Sempat degdegan, kalau komputernya mati. Kemarin ada teman sempat mati komputernya, mengulang," kata Nazzala.
"Ini memang canggih dan praktis, tapi pedes di mata ya," imbuhnya kepada Main Togel Online.
Untuk diketahui, di Jawa Tengah UNBK sudah dilaksanakan 100 persen. Pesertanya yaitu 134.523 siswa di 864 SMA dan 56.355 siswa di 668 MA.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo hari ini melakukan pemantauan di sejumlah SMA di Kota Semarang salah satunya di SMAN 1 Semarang. Di sekolah tersebut ada 1 siswa yang tidak bisa mengikuti UN karena sakit.
"Ada yang tidak masuk 1 ini karena sakit," kata Ganjar, di SMAN 1 Semarang.
Ia menjelaskan secara keseluruhan pelaksanaan UNBK lancar walau memang ada beberapa siswa di daerah harus menumpang di sekolah lain karena terkendala fasilitas. Sedangkan kendala teknis sempat terjadi di SMA Muhammadiyah 2 Kota Semarang akibat virus.
Baca juga: Tarif Pajak, Balik Nama Naik, Yamaha Sudah Naikkan Harga
"SMA Muhammadiyah 2 terserang virus, diunlock dan dijadwal ulang," tandas Ganjar.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Sulistyo mengatakan virus tersebut tidak terjadi keseluruhan dan menimpa 23 siswa untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
"Ada 23 siswa. Nanti ikut susulan tanggal 15 atau 16 April, sudah ada aturannya," kata Sulistyo.
Baca juga: Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia, Ungkap Seleksi CPNS 2019 Dibuka Akhir Tahunr
Salah satu siswa SMAN 1 Semarang, Nazzala mengaku sempat was-was ketika akan mengerjkan UNBK karena ada rekannya yang sempat mati komputernya dan mengulang menjawab soal.
"Sempat degdegan, kalau komputernya mati. Kemarin ada teman sempat mati komputernya, mengulang," kata Nazzala.
"Ini memang canggih dan praktis, tapi pedes di mata ya," imbuhnya kepada Main Togel Online.
Untuk diketahui, di Jawa Tengah UNBK sudah dilaksanakan 100 persen. Pesertanya yaitu 134.523 siswa di 864 SMA dan 56.355 siswa di 668 MA.


No comments:
Post a Comment